Breaking News

Kepala Desa Lama Wolo Pertanyakan Langkah Bijak Pemda Flotim Atas SK Menteri Pertanian RI


Flores Timur,  Tren24jam.com  - Atas nama pemerintah Desa Lama Wolo Bapak Linus Liat Ratu Makin, menyampaikan banyak hal yang kini sedang menimpah warga desanya. Linus Liat Ratu makin mempertanyakan tentang SK Menteri Pertanian RI bernomor: 820/KPTS/PK.320/m/12/2019 tentang wabah penyakit demam babi Afrika, apa langkah bijak Pemda Flotim dalam mengatasi wabah ASF (African Swine Fever) menghabiskan Babi di tujuh desa sebanyak 718 ekor Babi. 

Menjawab pertanyaan wartawan Tren24jam.com atas pertanyaan berapa ekor babi yang mati akibat virus ASF ini, Linus Ratu Makin sangat Prihatin kepada seluruh masyarakat sekecamatan lle Boleng, lantaran langkah yang ditempuh pemda Flotim belum menuai hasil.

"Saya sangat Sedih dengan munculnya wabah ASF yang membuat ternak babi banyak sekali mati dan seperti kita ketahui bersama bahwa dalam urusan adat kita orang Adonara adalah menjadi mutlak kita butuhkan ternak babi yang harus besar dalam urusan adat kita namun kenyataan pahit ini juga masyarakat peternak babi terjadi kehilangan penghasilan Ekonomi mereka". Untuk diketahui bersama bahwa rata-rata harga jual mencapai 5 jutaan per ekor hingga jika kita kalkulasikan nilai ekonomi masyarakat peternak babi ini sungguh-sungguh menurun drastis dan membuat stres.

Tidak hanya pada upaya pencegahan ASF ini, tapi sekedar memperkenalkan kepada masyarakatpun amatlah minim. Langka langkah untuk mensosialisasikan jenis wabah yang menyerang ternak satu ini memang barang baru buat kita walau demikian Pemda Flotim dituntut sesegera mungkin harus turun ke masyarakat menyampaikan cara mengatasinya, serta memperkenalkan kepada masyarakat secara detil tentang wabah ASF ini. (Bernard)