Breaking News

Miris, Kades Triguno, Pucakwangi, Dicurigai jadi Mafia Pengisian Perangkat


Pati, Tren24jam.com - Proses pengisian perangkat Desa Triguno, Kecamatan Pucakwangi, ditenggarai dijadikan ajang bisnis Oknum Kepala Desa. (Senin, 23-11-2020)

Pasalnya, menurut Karseno, mertua salah satu peserta yang mendaftarkan diri sebagai Sekretaris Desa, pihaknya mengaku telah dimintai uang Rp 340 juta oleh Kepala Desa.

"Pertama saya dimintai Rp 140 juta, kemudian dimintai lagi Rp 200 juta, jadi keseluruhan saya sudah memberi uang Kepala Desa Rp 340 juta." Ujarnya.

Tak hanya itu, dirinya menambahkan ada 4 peserta yang mendaftar Sekertaris Desa, dan semuanya sudah menyetorkan uang ratusan juta kepada Kepala Desa.

"Dari saya Rp 340 juta, Harti Ningsih Iparnya sendiri Rp 450 juta, terus calon satunya  Rp 230 juta tapi saya lupa namanya, dan Darman Rp300 juta, jadi semuanya sudah memberikan uang kepada Kepala Desa. Nanti salah satu kalau ada yang jadi pasti geger." Imbuhnya.

Lebih lanjut, Kepala Desa tidak mempunyai alasan secara detail dalam memintai uang ratusan juta kepada para peserta yang mencalonkan diri sebagai Sekretaris Desa.

"Dulu kan gini, semua sabet dikibuli, dimintai modal agar dia bisa mencalonkan diri sebagai kepala desa, dan nanti kalau dirinya sudah jadi kepala desa, sebagai imbalan akan dijadikan sekertaris desa, tinggal nambahi uang sedikit." Pungkasnya.

Sementara itu, Joko, Kepala Desa Triguno, ketika dikonfirmasi mengaku bahwa semua itu tidak benar.  (PJ)