Breaking News

Miris, Ternyata DPUTR Kabupaten Pati Bisa Main Sulap Proyek


Pati, Tren24jam.com- Carut marut tatanan birokrasi Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Pati dalam pelaksanaan progam pembangunan fasilitas umum patut dicurigai, dijadikan ajang bisnis para mafia proyek yang dapat merugikan uang negara.

Contohnya seperti yang terjadi di Desa Sambirejo Kecamatan Tlogowungu ini, Proyek pembangunan jaringan irigasi yang seharusnya menyasar Desa Sambirejo, malah dikerjakan di Desa Wonorejo. 

Hal tersebut dapat dipastikan, berdasarkan keterangan, Kepala Desa Sambirejo, Sutrisno, yang mengaku bahwa proyek pembangunan jaringan irigasi di Desa Wonorejo tersebut seharusnya dikerjakan di Desa Sambirejo.

"Proyek itu seharusnya dikerjakan di Desa Sambirejo, Bukan di Desa Wonorejo, tapi pihak DPUTR mengatakan akan bertanggungjawab dan segera melakukan pembangunan di Desa Sambirejo." Ujarnya. (Jumat, 13-11-2020)

Sementara itu, Kepala Dinas DPUTR Kabupaten Pati, melalui Kepala Bidang Pengairan, Darno, ketika dimintai keterangan dengan santai menjawab "akan bertanggungjawab".

"Yang survei lokasi kemarin salah, tapi tidak masalah kami akan bertanggungjawab." jelasnya, melalui sambungan telepon.

Lebih lanjut ketika ditanya, apakah itu tidak melanggar aturan, karena akan terjadi dobel anggaran, sambil tertawa dirinya menambahkan, 

"tidak ada masalah, yang penting ada pembangunan di Desa Sambirejo, kemarin itu dari pihak kami salah survey lokasi," pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, Sutikno Koordinator Lembaga Aliansi Indonesia Kabupaten Pati, mencurigai ada praktik main mata antara pemborong dan pihak Dinas DPUTR.

"Wah gak benar kalau begitu, terus siapa yang akan membiayai pembangunan jaringan irigasi tersebut, jangan sampai dibiayai dengan dana talangan lho Yo, lalu kemudian dana talangan itu dibayar dengan win win solusi pada saat anggaran proyek tahun 2021." Tegas pria gondrong yang terkenal garang dalam berargumentasi.

Tak hanya itu, Dirinya berpesan kepada Kepala Dinas DPUTR Kabupaten Pati supaya dapat bekerja dengan baik dan amanah.

"Saya hanya ingin bepesan kepada Kepala Dinas DPUTR, supaya mau menoleh kebelangan tentang riwayat sejarah hidupnya hingga bisa menjadi pejabat penting di Pati, dan mau ingat tentang kondisi kesehatannya saat ini, jangan sampai doa rakyat malah dapat menyengsarakan masa tuanya." 

Diinformasikan sebelumnya Desa Sambirejo mendapatkan bantuan keuangan Kabupaten Pati Tahun 2020 senilai Rp 199.688.000., untuk pembangunan jaringan irigasi. Namun proyek pembangunan tersebut malah tidak dikerjakan didesa Sambirejo, tapi ditempatkai dilokasi Desa Wonorejo.  (PJ)