Breaking News

Resmob Polres Pati Berhasil Selamatkan Melati Dari Jerat Prostitusi Lokalisasi Lorong Indah

 


Pati, Tren24jam.com - Tim Resmob Polres Pati berhasil selamatkan gadis dibawah umur dari keganasan jerat prostitusi Lokalisasi Lorong Indah, Kecamatan Margorejo, Pati.

Kegiatan yang berlangsung Pada Jumat sore (06-11-2020) tersebut, berhasil mengamankan satu anak remaja yang sudah enam bulan tinggal dilembah hitam Lokalisasi Lorong Indah dan dicurigai sebagai korban Human Trafficking (perdagangan manusia).

Kapolres Pati, melalui Kanit Resmob Aiptu Maskup menegaskan tidak ada toleransi bagi para pelaku perdagangan manusia yang mengorbankan nasib dan masa depan anak dibawah umur untuk bekerja ditempat prostitusi.

"Polres Pati akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan pencegahan dalam kasus perdagangan anak dibawah umur, dan tidak ada toleransi bagi pelaku akan ditindak tegas." pungkasnya.

Tak hanya itu, Tim Resmob Polres Pati sebetulnya sudah lama mendengar adanya praktik perdagangan anak dibawah umur lokalisasi lorong indah.

“Dari hasil laporan masyarakat tim Resmob langsung melakukan pencarian dan berhasil mengamankan korban anak dibawah umur di LI beserta operator kafe berinisil K". imbuhnya.

Lebih lanjut, korban yang masih dibawah umur, "sebut saja Melati" langsung diamankan di Mako Resmob Pati guna dilakukan pengembangan penyidikan, kemudian diserahkan kebidang PPA Polres Pati.

"Tentang pelaku yang punya karaoeke dan penjual atau perdagangan anak di bawah umur masih kabur. Sehingga sampai sekarang kami masih berupaya mengejar pelaku tersebut” pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, A.S. Agus Samudera, Ketua Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Pati, meminta Kepada Bupati Pati untuk segera menutup tempat Lokalisasi Lorong Indah di Margorejo.


"Bupati harus bertanggungjawab atas peristiwa perdagangan gadis dibawah umur yang dijadikan sebagai PSK di Lorong Indah. Hal itu bisa terjadi karena Pemerintah Kabupaten Pati telah melakukan pembiaran terhadap pertumbuhan tempat prostitusi yang semakin marak di Kabupaten Pati." ungkapnya.  (PJ)