Breaking News

HARI PERTAMA PRA NEW NORMAL DI KAB.MIMIKA LPRI BAGIKAN 2000 MASKER KE PENGGUNA JALAN.

Timika Papua, Tren24jam.com - Memasuki hari pertama Pra New Normal LPRI (Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia) ikut berperan aktiv sebagai mitra dari pemerintah untuk melakukan pengawasan dan control sosial di kabupaten mimika.

Pada  Kamis tanggal 04 mei 2020 hingga 18 Juni mendatang semua aktifitas masyarakat Mimika mulai aktif atau normal kembali  dengan status Status Tanggap Darurat Pra New Normal selama 14 hari kedepan kecuali kegiatan sekolah yang belum dibuka dan masih tetap belajar di rumah.

Keputusan pemberlakuan ini berdasarkan kesepakatan bersama Nomor 443.1/386 tentang Pencegahan, Pengendalian dan Penanggulangan Corona Virus Disiase 2019 (Covid-19) Pra New Normal di Kabupaten Mimika yang ditandatangani secara bersama oleh pemerintah, DPRD dan forkompinda di Sala satu hotel di mimika.

Kelurahan kwamki baru distrik mimika baru kabupaten mimika, yang mana LPRI kabupaten mimika di ketuai oleh Demianus mofu ikut  berpartisipasi dalam masa pandemic ini dengan membagikan 2000 masker kepada masyarakat mimika dan juga melakukan bakti sosial bersama warga di jalan baru .

Dengan adanya LPRI ( lembaga pengawasan reformasi indonesia) di harapkan sebagai lembaga independent merupakan betul betul sebagai control sosial kemasyarakatan untuk melaksanakan tugas dan fungsi sebagai lembaga swadaya masyarkat  ujar ketua, jumat (04/06/20).

Ketua LPRI menambahkan, kami hari ini membagikan masker kepada masyarakat Kabupaten Mimika dan ini bukan hanya sekali saja, tapi 1 sampai 2 minggu kedepan kami akan membagi lagi.

Hal serupa juga di sampaikan oleh tokoh masyarakat mimika agar keberadaan LPRI juga menjadi tolak ukur untuk memberantas korupsi nepotisme di masa reformasi ini khususnya di kabupaten mimika dan juga penyampaian dari tokoh masyarakat madura yaitu ketua kerukunan keluarga madura bapak nor irfan bahwa keberadaan LPRI di harapkan juga bersenerji dengan ormas ormas yang ada di kabupaten mimika untuk bersama sama melakukan pemantauan dan pengawasan kepada eksekutif secara kelembagaan sosial kemasyarakatan, harapnya. (Dedi)