Breaking News

Tiga Orang Wartawan Diduga Diintimidasi di Sumut

Deli Serdang, Tren24jam.com - Informasi yang di terima, tiga orang  Wartawan Diduga kuat diintimidasi ketika hendak menjalankan tugas Jurnalistik/ peliputan diwilayah hukum pemerintahan Kabupaten Deli Serdang, provinsi sumatera Utara, Menurut Korban bernama Bonni, ketika di hubungi melalui seluler hari ini Jumaat (4/9/2020) mengatakan: Pelakunya adalah oknum pegawai Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Deli Serdang.

Dikutip dari sejumlah media online, disampaikan bahwa, Tak henti-hentinya kemerdekaan Pers kembali tercederai. Kali ini tindakan “intimidasi” dialami 3(tiga) orang wartawan. yang terjadi di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Deli Serdang yang berada dikomplek pusat pemerintahan Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, Rabu (02/09/2020).

Kemudian, tiga orang wartawan yang sedang melakukan wawancara kepada Sekretaris DPMD, Drs Sahlan terpaksa berhenti karena ada oknum pegawai DPMD diduga mengintimidasi Pewancara tersebut, secara tiba-tiba di ruangan aula DPMD sekira pukul 11:40 Wib.

Dijelaskan, Awal terjadinya tindakan intimidasi kepada wartawan tersebut sekira pukul 10:30 Wib, dimana saat wartawan datang ke kantor Dinas PMD dan didapati tidak ada pegawai yang sedang bertugas di lobi kantor dan ruangan sekretaris wartawan melihat'dalam keadaan terkunci lalu mengketuk pintu, tak ada yang menyahut seruan mereka.

Sebab, pegawai di lobi tak ada dan pintu ruangan sekretaris kosong dan ruangan counter pegawai difoto  dan dikirimkan kepada Kepala Dinas PMD, Drs Citra Effendi Capah melalui WhatsApp guna memberitahukan bahwa tidak ada pegawai di Tempat tersebut.

Sebelumnya, Kepala Dinas PMD sudah mengarahkan kepada wartawan untuk menemui sekretaris DPMD karena dirinya sedang diluar kantor, sehingga wartawan dipersilahkan menemui sekretaris PMD dalam sesi wawancara perihal hasil mediasi Camat Hamparan Perak.

Selanjutnya, ketika wartawan  tersebut melakukan wawancara diruang aula DPMD dengan Sekretaris, Drs Sahlan, secara tiba-tiba puluhan oknum pegawai DPMD mendatangi ruang aula sembari marah-marah, sontak wartawan yang sedang wawancara dengan Sekretaris kaget dan tak disangka wartawan yang sedang wawancara tersebut diintimidasi, dibentak-bentak dan sambil membanting kursi dan memukul meja diruangan aula tersebut.

Ditanyakan kenapa marah-marah?.Alasanmereka, bahwa wartawan telah melaporkan pegawai kepada pimpinan. tidak ada dikantor, padahal itu tidak ada terjadi dan yang benar adalah yang kosong itu ruangan sekretaris dan ruangan lobi counter kantor DPMD.

Dari penuturan oknum pegawai tersebut mereka telah dimarahi oleh atasannya, yaitu Kepala Dinas PMD, Drs Citra Effendi Capah karena menerima informasi tidak ada pegawai dikantornya, sementara yang dimaksud adalah tidak ada sekretaris DPMD diruanganya dan di counter lobi, akhirnya
Aku dimarahi dan aku tak terima dimarahi dan dimaki-maki Kadis,” ungkap TM Yahya sambil banting kursi dihadapan wartawan.

Ironisnya, sekretaris PMD, Drs Sahlan juga ikut-ikutan marah kepada  wartawan tersebut, padahal ia sebagai objek atau sumber sesi wawancara semestinya tidak patut ikut marah dan terkesan terlalu membela pegawai yang diduga sudah mengintimidasi wartawan, mestinya ia bertindak untuk menengahi dan menyuruh pegawainya keluar karena sesi wawancara tersebut belum selesai dilaksanakan.

“Aku keberatan ruanganku kosong difoto, untuk apa dan ngapain foto-foto ruangan,” ujar Drs Sahlan sembari menunjuk-nunjuk wartawan.

Dikonfirmasi via WhatsApp Kepala Dinas PMD Deli Serdang Drs Citra Effendi Capah tidak memberikan tanggapan apapun kepada awak media, dua kali dikonfirmasi tidak ada tanggapan hingga berita ini ditayangkan  (Kep Sumut)