Breaking News

Dicurigai Warga Maling, eh ternyata Perangkat Desa ini Malah Selingkuhi Istri Orang

Pati, Tren24jam.com - Ada - ada saja ulah dan tingkah perangkat Desa Tanjungsekar, Kecamatan Pucakwangi, yang diketahui bernama Agung ini. 

Pasalnya, beberapa waktu yang lalu dikabarkan telah digrebek warga, Dukuh Dangklik, Desa Tawangrejo, Kecamatan Winong, karena kepergok diduga hendak melakukan perselingkuhan dengan wanita yang telah bersuami.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, peristiwa tersebut terjadi, bermula adanya sepeda motor bermodivikasi Honda 70 sedang terparkir disebelah rumah wanita berinisial "Y" yang sedang ditinggal merantau suaminya untuk bekerja. 

Namun setelah dihampiri warga masyarakat pemilik sepeda motor tersebut kabur lewat pintu belakang, sehingga sepeda motor langsung diamankan kerumah Kepada Dusun.

"Sekitar pukul 23.00 kami curiga ada maling, karena ada orang yang menaruh sepeda motor disela-sela rumah Y, dan ketika hendak dihampiri warga orangnya malah kabur. Kemudian, selang beberapa waktu datanglah Agung Perangkat Desa Tanjungsekar, Pucakwangi, ke rumah kadus untuk mengambil sepeda motor itu. Alasannya, motor tersebut hilang dipasar winong, padahal banyak yang tau kalau yang nuntun motor itu dia sendiri." Ucap warga yang enggan disebutkan namanya. (Senin, 30-11-2020)

Lebih lanjut, Yang bersangkutan kemudian dibawa ke Kantor Balai Desa Tawangrejo guna dimintai keterangan jajaran aparatur pemerintah Desa Tawangharjo.

"Pada saat di Balai Desa, Akhirnya dia mengaku kalau benar bahwa dia melakukan perselingkuhan. Sehingga oleh warga dia didenda Rp 5 juta. Dengan ditambah kas RT, uang tersebut digunakan untuk membeli tiga tiang listrik besi beserta lampu diempat titik." Pungkasnya.

Diinformasikan pula bahwa perangkat Desa Tanjungsekar tersebut ternyata sudah sering keluar masuk rumah Y, sehingga warga masyarakat mencurigai adanya hubungan gelap diantara mereka.

Sementara itu, Kepala Desa Tawangrejo, Zaenal Arifin, ketika dikonfirmasi tidak mengakui adanya peristiwa tersebut, 

"Masalah itu sudah selesai, dan sudah tidak ada masalah apa-apa" tegasnya.

Untuk memastikan kebenaran informasi dari masyarakat, Agung, Perangkat Desa Tanjungsekar, ketika dihubungi awak media ini melalui sambungan WhatsApp belum memberikan klarifikasi secara lesan maupun tertulis.  (PJ)