Breaking News

Hj. Febri Lustia Deru Lantik Dan Kukuhkan Hj. Badiar Dewi Sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten OKU


OKU, Tren24jam.com - Setelah pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Oleh Gubernur Sumatera Selatan, kini giliran Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten OKU, Hj. Badiar Dewi yang dilantik dan dikukuhkan oleh Hj. Febri Lustia Herman Deru yang bertempat di Griya Agung Pelembang, Jumat (26/02/2021).

Selain melantik dan mengukuhkan ketua tim penggerak PKK Kabupaten OKU, ketua tim penggerak PKK provinsi Sumsel juga melantik dan mengukuhkan ketua tim penggerak PKK Kabupaten OKU Timur, Ogan Ilir, Musi Rawas, OKU Selatan, dan Kabupaten Musi Rawas Utara.

Pelantikan ketua tim penggerak PKK kabupaten OKU ini dilakukan usai dilaksanakannya pelantikan Bupati dan Wakil Bupati OKU.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan petikan surat keputusan ketua tim penggerak PKK Sumsel dilanjutkan dengan kata pelantikan dan penandatanganan surat keputusan pelantikan oleh Hj. Febrita Lustia dan bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis selaku pembina PKK Kabupaten OKU.

Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru dalam amanatnya mengingatkan para kepala daerah agar peran serta anggota PKK dilibatkan dalam mengawal jalannya pembangunan. Anggota PKK memiliki tugas dan fungsi besar sebagai pendamping suami. Karena itu, gubernur minta anggota PKK di Sumsel dan Kabupaten/Kota untuk dapat menjadi contoh bagi masyarakat.

Usai prosesi pelantikan dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat kepada ketua tim penggerak PKK kabupaten OKU Hj. Badiar Dewi Kuryana Azis, dan lima ketua tim penggerak PKK kabupaten lainnya.

Sementara itu, usai pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten OKU Hj. Badiar Kuryana Azis menyatakan bahwa tim penggerak PKK itu memiliki posisi strategis dalam bekerjasama dengan pemerintah untuk bersinergi dalam mendukung program pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.

“Tim Penggerak PKK memliki peran yang sangat penting dalam pembangunan peningkatan SDM dan kesejahteraan masyarakat, bisa dilihat dari seluruh program pokja mulai Pokja satu sampai empat memiliki tanggung jawab yang sama terkait peningkatan SDM dan kesejahteraan,” ujarnya.    (Syamsuri)