Breaking News

Polres Nias Selatan Berhasil Ringkus Pelaku Jambret.

Nias Selatan, Tren24jam.com- Pelaku  jambret  berinisial  SH (32)  alias  Ama  Justin  dan SPH  (20)  yang  beralamat Desa  Onohondro  Kecamatan Fanayama  Kabupaten  Nias Selatan,  4  jam  setelah  beraksi  pelaku  berhasil diringkus  aparat  kepolisian Polres  Nias Selatan.  Rabu,23/3/2022.

Kedua  terduga  pelaku diamankan  di  tempat  masing- masing, yakni  terduga  SH, pelaku  diamankan  di kediamannya.  Pada  saat diamankan  pelaku  sempat melarikan  diri  dengan  cara melompat  kejurang  yang  di belakang  pelaku,  kemudian anggota  Satreskrim  Polres Nisel  melakukan  pengejaran terhadap  pelaku  dan  berhasil di   ringkus  pelaku  SH  sedang bersembunyi  di  dalam  ruangan  sekolah  SD.

Sementara  terduga  pelaku SPH alias  Yono  diamankan  di Desa  Onohondro, pada  saat di  ringkus  polisi  dari Satreskrim  Polres  Nisel pelaku  sedang  tidur  di rumahnya.

"Kapolres  Nias  Selatan  AKBP Reinhard H  Nainggolan, SH,SIK,MM melalui Kasatreskrim AKP Freddy Siagian,SH mengatakan, terduga pelaku melakukan aksinya pada hari Rabu (23) sekira pukul 00.00Wib, dengan cara menarik kalung mas milik korban seorang ibu rumah tangga yang bernama Martini Dao (51), alias Ina Nove di Pasar Jepang Teluk Dalam," Ungkapnya.

Kemudian  Freddy  Siagian menjelaskan ,barang  bukti yang kita  amankan  berupa sisa potongan  kalung   emas korban,  karena  pada  saat  pelaku  melakukan  penjambretan  tersebut,   pelaku  dan  korban sempat  saling  tarik  menarik. Barang  bukti  tersebut  di dapatkan  di  dalam  rumah pelaku  SH  alias  Ama  Justin termasuk  1  buah  HP  Nokia dan satu unit  sepeda motor yang di gunakan  para pelaku  untuk melakukan  aksinya,"  Ujarnya.

Untuk  mempertanggung jawabkan  perbuatannya,  kedua pelaku  tersebut  dibawa  dan diamankan  ke  Satreskrim Polres  Nias  Selatan  guna diproses  secara  hukum  yang berlaku  di  Negara  Kesatuan Republik  Indonesia.

Akibat  perbuatan  kedua terduga  pelaku  dikenakan Pasal  365 ayat  1e dan 2e KUHP  dengan   ancaman hukuman  9  tahun  penjara. 


(E.D)

Tidak ada komentar

Berkomentarlah sesuai dengan topik dan tidak menaruh link aktif. Terima kasih atas perhatiannya.