Sekda Bener Meriah : Mahasiswa KKN Unsyiah Berikan Inovasi Penanganan Stunting Di Bener Meriah

Banda Aceh, tren24jam.com - Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Drs. Haili Yoga, M.Si menjadi pemateri pada acara pembekalan KKN kolaborasi dan Reguler periode XXI Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Aceh Besar Tahun 2022 di Gedung AAC Prof.Dr. Dayan Dawood, M.A., Universitas Syiah Kuala Darussalam , Banda Aceh. Senin (16-05-2022) 

Pantauan di lokasi acara, dalam presentasi Sekda Bener Meriah ditayangkan video pesona keindahan alam Kabupaten Bener Meriah dengan ciri khas negeri diatas awan dan juga dengan pesona kopi gayo yang sudah mendunia. Kemudian ditampilkan pula potensi wisata yang ada di Bener Meriah seperti wisata Burni Telong, Tugu RRI Rimba Raya, juga air terjun Tansaran Bidin.

Selam itu, Drs. Haili Yoga, M.Si menyampaikan profil dan potensi Kabupaten Bener Meriah. Dirinya juga mengatakan Bener Meriah peringkat 3 terbaik penurunan Stunting. Dalam menurunkan angka stunting di daerahnya, Pemkab Bener Meriah melakukan kolaborasi dengan semua elemen terkait dan juga masyarakat, dan dari 232 desa di Kabupaten Bener Meriah sudah 40% penurunan Stunting di Kabupaten Bener Meriah.

Kepada peserta KKN Sekda meminta agar memiliki data Stunting awal di tempat KKN yang akan dijalani nantik serta terkait progres pencapaian yang harus dicapai selama 1 bulan penuh berada di Bener Meriah. Bener Meriah juga bisa jadi lokus penanganan Stunting terbaik setelah nantinya para mahasiswa dapat memberikan kontribusi terbaik untuk Kabupaten Bener Meriah, dan harus ada outcome terkait penanganan Stunting selama melaksanakan 1 bulan pengabdian di Kabupaten Bener Meriah nanti

"Kami Pemkab Bener Meriah mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak karena sudah berkontribusi untuk Kabupaten Bener Meriah dan selamat datang kami ucapkan kepada adik-adik yang akan melaksanakan KKN di Tanggal 6 Juni mendatang. Kami ucapkan terima kasih kepada 4 Universitas yang telah memberikan kontribusi untuk Kabupaten Bene Meriah. Terakhir kami berpesan semoga dengan kehadiran adik-adik di Kabupaten Bener Meriah nanti ada hasil yang dicapai supaya bisa memperkenalkan ikon wisata di Kabupaten Bener Meriah dan juga bisa untuk lebih memajukan Kabupaten ini. kami harap ada upaya dari para peserta KKN untuk memakmurkan Masjid dan Sholat berjamaah di setiap masjid, mengingat pada tanggal 18 Juni nanti Kbupaten Bener Meriah juga akan menjadi tuan rumah untuk MTQ Aceh ke-XXXV. Peserta KKN juga nantinya bisa ikut memberikan kontribusi untuk mensukseskan acara MTQ Aceh ini,"harap Drs. Haili Yoga, M.Si.

Dalam Laporannya, Ketua Panitia P3KKN Drs. Zulkifli, M Biomed menyebutkan bahwa tahun ini KKN Kolaborasi dan Reguler diikuti beberapa Universitas di aceh yaitu Universitas Teuku Umar, Universitas Malikussaleh dan Universitas Samudera.

"KKN ini bertema “Melalui KKN Kolaborasi dan KKN Reguler Periode XXI Kita Tingkatkan Pengembangan Potensi Green Economy Dan Masyarakat Sehat Bebas Stunting”. Kegiatan KKN ini  mengambil tempat di berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Aceh tengah, Bener Meriah, dan Aceh Besar, dan di dampingi oleh 140 dosen pembimbing  agar dapat menjadi pemersatu masyarakat di Aceh,"terangnya.

Untuk jumlah peserta kata Zulkifli sebanyak 3577 Mahasiswa dan Mahasiswi, mereka semua merupakan Mahasiswa Universitas Syiah Kuala, sedangkan Universitas yang lain hanya kuota sekitar 50 orang per Universitas yang akan ditempatkan di 26 kecamatan di 3 kabupaten yang dipilih. "Untuk Kabupaten Bener Meriah sendiri, para peserta KKN akan di tempatkan di 9 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Bener Meriah,"tutupnya.

Sementara itu Rektor Universitas Syiah Kuala yang diwakili oleh Wakil Rektor 3 Prof. Dr. Mustanir, M.Sc. menyebutkan pembekalan kali ini bertujuan agar mahasiswa dapat mensosialisasikan tentang protokol kesehatan, mencuci tangan dan memakai masker.

Dia berharap, seluruh mahasiswa dapat menjadi penggerak perubahan taraf kesehatan masyarakat yang ada di Bener Meriah. "Semoga dengan KKN kolaborasi ini nantinya dapat bermanfaat dan menjadi mitra bagi masyarakat. Adapun KKN kali ini melibatkan 26 kecamatan dari 3 kabupaten, dengan harapan nantinya para mahasiswa peserta KKN dapat menuntaskan permasalahan di tengah masyarakat dan menjadi pelopor untuk mencegah Stunting di masyarakat dengan cara mensosialisasikan pola hidup sehat kepada masyarakat," harapnya.

Rektor juga berpesan agar para peserta KKN nantinya memperhatikan kemakmuran mesjid dengan bekerja sama dengan remaja masjid untuk menghidupkan sholat berjama'ah, "karena ini merupakan kegiatan penting. Untuk itu, semoga kegiatan ini berjalan lancar dan terima kasih kepada pemerintah kabupaten Bener meriah Karena telah menerima mahasiswa kami dengan baik," ucap nya.

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai dengan topik dan tidak menaruh link aktif. Terima kasih atas perhatiannya.

Previous Post Next Post