Breaking News

Tgk. H. Sarkawi Launching "Klinik Kopi" Inovasi Terbaru Inspektorat Bener Meriah


Bener meriah | tren24jam.com - Bupati Tgk. H. Sarkawi melaunching Inovasi terbaru dari Inspektorat Kabupaten Bener Meriah  yaitu “Klinik Kopi” (Klinik Konsultasi Pengawasan Intern) yang berlangsung di Aula Kantor Inspektorat Komplek Perkantoran Pemkab Serule Kayu – Redelong, Jumat, (31/01/2020)

 Seperti diberitakan terdahulu Inovasi tersebut diciptakan Sesuai dengan Misi Bupati Kabupaten Bener Meriah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Tahun 2017 – 2022 yaitu tentang  “Mewujudkan Pelayanan Prima sebagai Wujud Reformasi Birokrasi”.

Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi dalam sambutan sekaligus arahannya menyampaikan, Inspketorat telah menciptakan  sebuah inovasi yang berpikiran maju yang  sangat jauh kedepan, bila dibandingkan dengan Kabupaten/Kota yang lain,  yang harus kita apresiasi, kata Bupati mengawali sambutannya.

“Sekitar satu tahun yang lalu, Inspektorat ini adalah salah satu lembaga yang  paling  menakutkan bagi Dinas atau Instansi lainnya, bagi sebagian kalangan Dinas Inspektorat itu adalah menakutkan, karena tugasnya mencari-cari masaalah dan mempermasaalahkannya,” kata Bupati Tgk. H. Sarkawi.

Lanjut Bupati, “Hari ini Inspektorat adalah sahabat bagi semua Dinas Badan dan Kantor yang ada di Bener Meriah, ini perubahan yang sangat luar biasa," ucap Bupati Tgk. H. Sarkawi.

Lebih jauh buati juga menerangkan, “Saya memberikan chek kosong kepada Bapak Inspektur, ini chek kosong isi, siapa yang mempunyai integritas dudukan disitu, ini saya pesankan kepada beliau Bapak Inspektur dan Pak Sekda memahami itu," tegas Bupati.

“lembaga ini (Inspektorat) adalah benteng kita untuk menjaga Kabuapten Bener Meriah," tandas Bupati.

Sementara Inspektur Inspektorat Kabupaten Bener Meriah Mawardi, S.Ag, M.Sos dalam laporannya menyampaikan, Selamat datang kepada Bapak Bupati dan rombongan, selamat datang di Klinik Kebanggaan yaitu “Klinik Kopi," (Klinik Konsultasi Pengawasan Intern) Kabupaten Bener Meriah, kata Mawardi.

Adapun yang menjadi tujuan pemikiran kami untuk membentuk Klinik Kopi ini berangkat dari Visi Misi Kabupaten Bener Meriah  yang tertuang dalam RPJMD tahun 2017 -2022, yaitu “Mewujudkan Pelayanan Prima sebagai Wujud Reformasi Birokrasi," ungkap Inspektur Mawardi, S.Ag, M.Sos.

Lanjuta Mawardi, dengan dibentuknya klinik ini kami ingin ambil bagian untuk mewujudkan visi misi tersebut, disamping itu klinik kopi ini hadir untuk memenuhi harapan, kebutuhan sekaligus menjawab persoalan yang dihadapi oleh masyarakat kita terkait dengan pelaksanaan kegiatan terutama penyelenggaraan yang bersumber dari APBN, APBK termasuk anggaran Dana Desa, jelasnya.

Sebelum di Launchingnya klinik kopi ini, hampir setiap hari kami menerima tamu dari masyarakat kita  untuk berkonsultasi tentang  tindak lanjut dari hasil pemeriksaan maupun tentang hal-hal pengawasan kita dilapangan, jelas Mawardi.

“Pelayan prima konsep yang diterpakan oleh seluruh auditor seluruh Indonesia adalah bukan lagi posaudit tapi freeaudit, bukan lagi potensi masaalah tapi bagaimana mencegah masaalah itu jangan sampai terjadi, bukan lagi mepermasaalahkan masaalah tapi bagaimana untuk mencari solusi terhadap masaalah tersebut," kata Mawardi menjelaskan.

Hadir pada launching Klinik Kopi tersebut, Sekda Drs. Haili Yoga, M.Si, Asisten II Abdul Muis, SE, MT, Asisten III Drs. Suarman, MM, Staf Ahli Bupati Ir. Nurisman, Kepala Badan Pengelolaan Keungan, Kekayaan dan Aset Armansyah, SE, M.Si, Kadis Perindag Miharbi, S.Sos, Kadis Syari’at Islam, Taslim, S.Ag, M.Sos, Kadis PM – PSP Marwan, SE, MM, Kasubag Protokol Candra Sasmita, S.STP, M.Si dan seluruh Staf pada Inspektorat Kabupaten Bener Meriah.

Reporter: Andika
Editor: Witër