Sampah Berserakan Masyarakat Merasa Terganggu

Sampah Berserakan Masyarakat Merasa Terganggu


Aceh Tengah | tren24jam.com - Aceh tengah adalah salah satu kota wisata yang banyak di datangi oleh wisatawan dari dalam dan luar daerah di karna kan keindahan alam serta danau lut tawar nya.

Namun sangat di sayangkan dengan tidak di sertai kebersihan yang baik pantauan wartawan media ini masih banyak sampah berserakan di beberapa titik jalan.
Seperti di Jalan paya tumpi, Jalan bale atu tepat nya di depan pendopo Bupati Aceh tengah, Jalan Yossudarso ini nampak ketidak sanggupan dinas kebersihan dalam mendukung program pemerintah kabupaten Aceh tengah.

Saat akan di konfirmasi kepada kepala dinas Lingkungan hidup, di ruang kerjanya pihak media belum bisa ketemu berhubung kepala dinas tidak ada di tempat namun pihak media  meminta keterangan  kepada kasi dinas Lingkungan Hidup Aceh Tengah Munzir. "untuk sementara tidak ada kendala namun hanya saja di media sosial yang sudah di publikasikan bukan dari pihak dinas terkait itu hanya orang luar," jelas Munzir

Lanjutnya Munzir, "memang malam itu ada sampah yang masih di kerjakan oleh petugas di Bale Atu, di karenakan sampah  yang menumpuk maka tidak salah lagi kami yang di karenakan  pihak pembuang sampah juga tidak mau memasukan kedalam tongnya," tandasnya Munzir.

Ini kan tahun tahun awal 2020 ada kariayawan terutama kernet, dan ini ada yang keluar ada yang sakit maka banyak yang keluar, terkait upah nya masih jauh minimum, sebelum ada pengganti kita tidak bisa naikan SK terkait sampah yang di uluh kuning itu  sudah di angkut, namun karna Sampah kebanyaan belum di angkut," jelasnya Munzir

Dari pihak masyarakat yang mengeluhkan dengan tidak mau di sebutkan namanya yang berinisial (ab) ini mengatakan kepada media. "ya gimana ya yang namanya sampah kalau di katakan komflin ya Ya tidak komflin yang namanya saya juga menjual makanan,kalau bauk ya pasti bauklah, kalau tidak salah sudah dua hari ini dari pihak pengangkut belum ada yang angkut, mungkin terkait sampahnya beda beda ada kayu ada batu, mereka tidak ambil dan Masalah pemungutan mungkin ada yang 25 ribu ada juga yang 15 ribu," jelasnya Ab.

Berhubung sampah menumpuk di badan jalan lintasan paya tumpi uluh kuning pihak media juga meminta keterangan kepada kepala dinas Dishub Aceh Tengah Jauhari. "sudah jelas kalau di buang sampah di badan jalan tidak di perbolehkan di takutkan nanti ada kecelakaan itu sudah menyalahi aturan, kenapa tidak di buang di tong sampah, selaku masyarakat juga terkait sampah ini saya juga akan kordinasi dengan dinas terkait". (Andika)

Previous Post Next Post