Breaking News

Penyidik KPK Periksa 15 Oknum ASN Ogan Ilir Di Mapolres Terkait Proyek PUPR

 


Ogan Ilir, Tren24jam.com -  Lembaga Anti Rasuah ini datangi Mapolres Ogan Ilir pada selasa (24/11) informasi yang dihimpun dari salah satu laman media online tren24 jam.com kedatangan KPK di "Bumi Caram Seguguk" dihebohkan kedatangan KPK ini di Mapolres Ogan Ilir, petugas KPK ini melakukan pemeriksaan secara maraton mulai dari hari selasa 24 hingga 25 nopember 2020 


Sekitar 15 orang diduga berasal dari pegawai Dinas PUPR Kabupaten Ogan Ilir. Untuk menjalani pemeriksaan terkait proyek jalan lanjutan di Desa Pelabuhan Dalam Pemulutan - Indralaya dengan nilai Rp 17 M lebih yang mengunakan dana dari APBD 2018, dan serta di Desa Tanjung Piring Kecamatan Muarakuang senilai 12 M lebih. 


KPK melakukan pemeriksaan diruang reskrim dan pidum di Mapolres OI, mereka yang dimintai keterangan diantaranya oknum mantan Kadis, oknum kabid, oknum kepala dinas, oknum bendahara, inisialnya MH, AS, JN, FR, dan RZ.


Kefatangan petugas KPK ada sekitar 10 orang lebih berada di Mapolres OI, diruangan pidum dan reskrim pemeriksaan ini secara tertutup rapat dan sejumlah wartawan pun masih menunggu diluar untuk mendapatkan info dari petugas KPK, 


Infirmasi Pemeriksaan dimulai pukul 14: 00 wib hingga pukul 17: 00 wib secara tertutup lebih hampir 3 jam terhadap 7 orang dari ASN inisial JN.AS dan MH


Besoknya harinya pada rabu (25/11) KPK lanjutkan memeriksa sekitar ada 8 orang dari delapan orang diantaranya inisial RZ.FZ dan FR mereka diperiksa mulai dari pukul 09.00 hingga pukul 17 : 30 wib.


" Dikabarkan kedatamgan KPK hingga hari sabtu berada di Mapolres Ogan Ilir, 


Terpisah sekretaris Dinas PUPR Ruslan membenarkan saat ditanya awak media jika ada oknum ASN yang diperiksa dan dimintai keterangan oleh petugas  KPK .


Wakapolres OI Kompol Yuskar saya belum tahu adanya pemeriksaan yang dilakukan petugas KPK saya sedang mengawal dalam kegiatan debat kandidat dihotel santika terang " Yuskar "kepada awak media oline www.tren24.jam com pungkasnya.   (Saipul Bahri)