Breaking News

Dandim 0106/Ateng Dukung Apel Kesiapsiagaan Bencana Alam Di Pemda


Takengon,tren24jam.com-Komandan Kodim 0106/Ateng Letkol Inf Teddy Sofyan S.Sos menghadiri apel kesiapan penanggulangan bencana alam dan karhutla tahun 2021 bertempat di lapangan sekdakab, Jln. Yos sudarso kampung, kuteni reje Kec. Lut Tawar, kabupaten Aceh Tengah. Kamis (19/08/21).

Apel kesiapsiagaan bencana tersebut dilakukan untuk mengecek persiapan personel maupun peralatan mulai dari BPBD, TNI, Polri serta pihak terkait lainnya dalam menghadapi cuaca ekstrim, angin puting beliung, longsor serta kebakaran hutan dan lahan.

Bupati Aceh tengah Drs. H. Shabela Abu Bakar menyampaikan Sebagaimana kita ketahui bahwa keadaan geografis kita terletak dalam wilayah yang rawan bencana alam.yaitu kawasan pegunungan yang rawan longsor, kebakaran hutan dan telah banyak menelan korban ini merupakan hal yang sulit dihindari dan diperkirakan secara pasti . 

Faktor penyebabnya, seperti kelalaian manusia, tidak disiplin hingga terbatasnya jangkauan Ilmu pengetahuan yang kita miliki. bagaimanapun sulitnya memprediksi terjadinya bencana, kita harus tetap waspada, sedini mungkin dan kesiapan untuk mengantisipasi datangnya bencana merupakan langkah yang tepat " Ucapnya".


Dandim 0106/Ateng Letkol Inf Teddy Sofyan, S.Sos. menambahkan, bahwa setiap menghadapi perubahan cuaca, pihaknya sudah menyiapkan personel serta melakukan pemetaan terhadap daerah rawan bencana alam di wilayah aceh tengah termasuk melaksanakan operasi bantuan kepada pemda dalam penanggulangan bencan alam yang terjadi .

“Personel TNI juga siaga bencana termasuk seluruh koramil jajaran kodim 0106/ateng, harapan TNI dengan kemanunggalannya dengan Rakyat, bisa meringankan dan mengantisipasi terjadi bencana alam, kita juga siap melaksanakan operasi bantuan dalam penanggulangan bencan alam, termasuk ada beberapa peralatan yang bisa digunakan juga siap diterjunkan”, terang Dandim.

Dandim menghimbau kepada masyarakat yang akan membuka lahan pertanian atau perkebunan agar tidak membakar karena dampak pembakaran hutan dan lahan, selain merusak lingkungan dan ekosistem, juga dapat berdampak buruk pada citra Indonesia dimata Internasional.“Babinsa juga dilibatkan untuk mensosialisasikan agar masyarakat paham secara sengaja membakar hutan dan lahan bisa dipidana karena merusak lingkungan.“Jadi kita harapkan tidak ada lagi petani yang membakar hutan dan lahan saat akan berkebun. mari kita tinggalkan cara tersebut demi menjaga lingkungan kita” pungkas komandan kodim.

Dalam apel tersebut tampak Hadir Bupati Aceh Tengah Drs. H. Shabela Abu Bakar, Wakil Bupati Aceh Tengah Firdaus, SKM, Dandim 0106/Aceh Tengah Letkol Inf Teddy Sofyan, S.Sos, Kapolres Aceh Tengah Mahmun Hari Sandy Sinurat, S.IK, Sekda Kab. Aceh Tengah Subhandhy, AP.,M.Si, 

Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Tengah Yovandi Yazid, SH.,MH, Kepala Pengadilan Negeri Takengon aAswin Arief, SH,.MH, Ketua Mahkamah Syariah Aceh Tengah M.Syauqi.S.Hi.S.H.M.H dan kadis maupun camat sekabupaten aceh tengah.