Breaking News

Anggaran KSM dinias selatan 11 miliar Diduga dilakukan potongan 12 persen


 Nias Selatan(Sumut),Tren24jam.com - Vidio Pemotongan anggaran KSM yang 12 persen yang di duga dilakukan oleh oknum dinas PU Kabupaten Nias Selatan, yang di unggah melalui akun Facebook kini viral dan menjadi polemik ditengah-tengah masyarakat.

Vidio tersebut direspon oleh beberapa media dan LSM mencoba mendatangani kantor PU Nias Selatan menanyakan kebenaran pemotongan anggaran dimaksud. Selasa (23/11/2021).

Diruang kerjanya Kabid sanitasi PU kabupaten Nias Selatan Agus halawa, membenarkan kepada media dan LSM bahwa KSM yang dimaksud merupakan program pemerintah daerah Nias Selatan dengan anggaran 11 miliar rupiah.

Dan tersebar diberbagai desa yakni jumlah desa yang di prioritaskan adalah 28 desa, dengan Anggaran KSM bervariasi, Anggaran KSM tiap desa ada yg dapat 500 juta rupiah, 400 juta rupiah dan 350 juta rupiah, tergantung Medan lokasi desa sebagai penerima manfaat.

Lanjut Kabid sanitasi Agus halawa, membeberkan bahwa program KSM yang dimaksud harus selesai dalam kurung waktu setahun per 31 Desember 2021. " Tegasnya".

Saat dikonfirmasi kepada Kabid sanitasi PU kabupaten Nias Selatan Agus halawa, tentang potongan 12 persen yang di lakukan oleh oknum  dinas PU, melalui akun Facebook yang disampaikan mantan bendahara KSM Hilimaenamolo kecamatan luahagundre, Agus halawa menyatakan potongan 12 persen yang dimaksud tidak saya lakukan, Namun silahkan pertanyakan ke PPK, tegasnya.

Diketahui bahwa sasaran anggaran tersebut merupakan pemasangan septitank, Closed hingga pipa pembuangan airnya yang langsung di terima oleh masyarakat.

Dari hasil pembicaraan tersebut salah satu rekan media konfirmasi kepada salah satu ketua KSM desa Hilimaenamolo Kecamatan Luahagundre melalui telepon seluler An.suherti Yanus dakhi, menyatakan bahwa terkait potongan 12 persen potongan Ke dinas PU, yang diungkapkan oleh mantan Bendahara KSM Hilimaenamolo itu tidak benar. Sebagai bendahara yang mengendalikan keuangan yah biar dipertanggung jawabkannya di depan hukum, " tuturnya ".

Lanjut Suherti Yanus dakhi,saat di tanya tentang sudah sejauh mana tahap pekerjaan tersebut, Suherti Yanus dakhi menjawab bahwa pekerjaan tersebut baru tahap pertama dan belum semua dikerjakan, Sesuai penerima manfaat KSM di desa Hlimaenamolo Kecamatan Luahagundre yang berjumlah 50 kk.

Atas viralnya Vidio adanya potongan 12 persen, dari program KSM yang disampaikan oleh mantan Bendahara KSM Hilimaenamolo untuk dinas PU Nias Selatan, Maka masyarakat Nias Selatan, memohon kepada penegak hukum baik polres Nias Selatan dan kejaksaan Nias Selatan segera memanggil oknum yang diduga terkait.

(Red02/Erf)