Breaking News

Kajari Gunungsitoli Ungkap Kasus Dana Desa Tanpa Syarat


 Nias,Tten24jam.com - Dana Desa adalah merupakan salah satu program pemerintah upaya percepatan pembangunan ditingkat desa dalam bentuk swakelola sesuai dengan kebutuhan desa itu sendiri.

Anggaran dana desa setiap tahunnya mencapai miliyaran rupiah yang ditransfer melalui rekening masing-masing desa.Nah, tentu dalam hal ini perlu pengawasan dan kontrol yang ketat oleh berbagai elemen masyarakat.

Maraknya dugaan penyelewengan penggunaaan dana desa dimaksud hal ini Kejaksaan Negeri Gunungsitoli akan mengungkap salah satu kasus Dana Desa yang sedang diproses dalam waktu dekat ini. hal ini disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, Sumut, Futin Helena Laoli, melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Solidaritas Telaumbanua,diruang kerjanya, Senin (01/11/2021) sore.

"Ia, saat ini sedang ada kasus dugaan tindak pidana korupsi dana desa yang sedang kita proses, masih dalam tahap penyelidikan, dan sebagian kita sudah dapat alat bukti, kemungkinan akan kita naikan ke tahap penyidikan," sebut mantan Kasi Pidsus Kajari Nisel ini.


Tidak Ada Syarat Harus Menunggu dari APIP atau Inspektorat

Ia mengatakan, bahwa pihak Kejari Gunungsitoli memastikan setiap laporan masyarakat terkait penyelewengan penggunaan dana desa akan tetap diproses.

“Ini sebagai bentuk komitmen kita, dalam pemberantasan korupsi terkhusus penggunaan Dana Desa. Jika laporan itu kita nilai memenuhi alat bukti yang ada akan kita proses, tidak ada syarat harus menunggu dari APIP atau Inspektorat, intinya kita sudah dapat temuan, bisa langsung di proses, siapapun itu,” tandasnya.

Ia pun mengingatkan, kepada para Kepala Desa untuk tidak bermain - main dalam mengelola uang negara dan rakyat tersebut.

"Jika ada temuan, pasti kita proses, pasti kita tindak. Tunggu saja, dalam waktu dekat bakal ada yang kita tindak," tegasnya.

Saat wartawan mempertanyakan terkait desa yang saat ini sedang diproses tersebut, Solidaritas Telaumbanua enggan untuk menyampaikan secara terbuka.

"Yang pastinya ada, bakal ada, kawan-kawan bersabar, dan percayakan saja ke kita. Nanti kalau sudah naik (penyidikan), pasti kita infokan," ujarnya mengakhiri sambil tersenyum.


(Red)