Breaking News

DUA DISTRIK KOTA DI MIMIKA TERKONFIRMASIH KASUS COVID-19 ALAMI PENURUNAN

Timika Papua, Tren24jam.com -  Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika Reynold Ubra mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun dari jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 per wilayah di dua distrik dalam kota Timika, Distrik Mimika Baru dan Distrik Wania mengalami penurunan jumlah kasus terkonfirmasi.

Ia menjelaskan, saat ini, Distrik Mimika Baru dan Wania sudah mulai pelan tingkat penularannya atau menurun yang mana tingkat penularannya mengalami lonjakan pada akhir April lalu atau tepatnya tanggal 28 April lalu.

Tentunya berbanding terbalik jika dibandingkan dengan Distrik Tembagapura yang saat ini mengalami peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi bahkan jauh melebihi jumlah kasus terkonfirmasi di kota Timika.

"Kami coba melihat kalau di distrik Mimika baru ini sudah mulai landai. Kami membuat prediksi kasus yang mengalami lonjakan itu ditanya 28 April dan itu benar," jelasnya.

Banyaknya kasus yang ditemukan, karena tim yang ada mencari dan membongkar serta menemukan 4 cluster, yakni cluster Lembang, cluster Jakarta, cluster Makasar dam cluster Surabaya, yang mana dua cluster baik Makasar dan Surabaya telah ditutup. Saat ini ia mencurigai yang terjadi di Distrik Tembagapura itu dari cluster lembang bercampur dengan pelaku perjalanan yang masuk ke Freeport.

Ia menambahkan, masih saja ditemukan ODP, PDP Atau OTG karena tingkat pergeseran penduduk belum bisa dikunci, tentunya pandemi covid-19 di Mimika sudah bisa diatasi pada pertengahan Juni mendatang, maka ekonomi di Mimika sudah bisa bangkit kembali.

"Kami coba menghitung secara matematika bahwa kasus-kasus yang naik itu berdasarkan data-data yang terkonfirmasi PCR, tetapi penurunan itu terjadi didukung dengan pergerakkan penduduk. Kalau pergerakkan penduduk di Mimika bisa dikunci 25% saja sebenarnya kita endingnya pertengahan Juni," ungkapnya.

Ia berharap, pemerintah bisa mengganti pergerakan penduduk, sehingga pandemi ini bisa diatasi.

"Intinya pergerakan masyarakat dikunci," harapnya.