Breaking News

Pemkab Pati Diduga Ciut Nyali Atasi Tempat Prostitusi, Begini Kritikan GP Ansor

 


Pati, Tren24jam.com - Pemerintah Kabupaten diduga lemah syahwat untuk atasi tempat prostitusi yang semakin marak di Pati, sehingga publik muncurigai ada aksi main mata dan suap menyuap yang ditengarai dilakukan oleh para pelaku usaha kepada oknum pejabat publik. (Rabu, 07-10-2020)

Menyikapi persoalan tersebut, GP Ansor Pucakwangi.net dalam unggahan Facebook menuliskan,

"Salah satu mandat kami adalah membantu siapapun yang bekerja untuk kemaslahatan umum. Sungguh bukan niat kami menurunkan kredibilitas pemangku kebijakan, tidak, bukan itu. Namun fakta lapangan adalah realitas yang tidak bisa ditutupi sekedar dengan formalitas siaran pers. 

Hiburan remang-remang yang kian hari makin bertambah jumlahnya dan beroperasi dengan cukup leluasa di saat Pandemi, berangsur membuat masyarakat kehilangan kepercayaan dan rasa keadilan para pemimpin juga aparat dengan sendirinya. Hal itu akan membentuk karakter masyarakat yang oportunis dan masa bodoh.

Sudah kami ingatkan dengan audiensi, pernyataan sikap lewat sejumlah saluran. Siapapun tahu, bahwa penyakit masyarakat memiliki implikasi yang sangat destruktif, mengobrak-abrik kualitas hidup bangsa ini. Selalu bertolak belakang dengan slogan-slogan moral, pembangunan berkeadaban yang bahkan hingga dipertengkarkan menjelang pemilihan umum. 

Jika masih ada yang bilang GP Ansor hanya rewel atau mengkritik tanpa solusi, kami terima dengan lapang. Kami jawab dengan ; kami sanggup menyiapkan kajian akademis, tenaga dan pikiran untuk mencari jalan keluar bersama. 

Kurang apa kiranya tuan-tuan? " Tulisnya (Senin 05-10-2020).  (PJ)