Di ahir Tahun 2020, Petani Karet Tewas Bersimbah Darah

Di ahir Tahun 2020, Petani Karet Tewas Bersimbah Darah



OKU, Tren24jam.com - 
Duel maut  jelang pergantian tahun 2020, Petani karet tewas bersimbah darah
(31/12/20).

Tim Inafis Polres OKU dan Polsek Semidang Aji melakukan olah TKP lalu mengevakuasi jenazah korban dari kebun karet untuk dibawa ke RSUD Baturaja, Kamis (31/12/20),
Jelang pergantian tahun 2020 menuju Tahun Baru 2021 telah terjadi peristiwa berdarah akibat duel maut yaitu satu lawan satu di kebun karet.
Satu petani tumbang bersimbah darah setelah sebilah parang milik lawannya mendarat telak di pinggang dan leher. Korban tewas di tempat kejadian dan hampir satu hari terkapar di kebun karet ditinggal lawannya.

Korban diketahui sehari-harinya dipanggil Tar (28), warga Desa Tanjung Kurung. Diduga saat tewas tidak ada penduduk yang mengetahuinya.
Informasi yang berhasil dihimpun media ini menyebutkan, adanya peristiwa baru terungkap setelah lawannya menyerahkan diri ke aparat Polsek Pengandonan.


Identitas pelaku Yudiansyah (28), warga Desa Karang Lantang Kecamatan Pengandonan. Setelah menyerahkan diri ke Polsek Pengandonan kemudian aparat Polsek Semidang Aji menjemput tersangka untuk dibawa ke Mapolsek Semidang Aji.

Soalnya, tempat kejadian perkara (TKP) duel maut tersebut masuk wilayah hukum Polsek Semidang Aji.
Yakni di kebun milik warga bernama H Suzi di Desa Keban Agung Kecamatan Semidang Aji Kab OKU. Terjadi pada malam hari, Rabu 30 Desember 2020, pukul 20.00 WIB.
Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga saat dikonfirmasi melalui Kapolsek Semidang Aji Iptu Bastari mengatakan bahwasannya kami belum bisa memberikan keterangan rinci terkait peristiwa tersebut.

“Nanti  ya, sekarang saya masih dirumah keluarga korban untuk menanyai keluarganya. Jenazah akan kita bawa ke RSUD Baturaja,” jelas Iptu Bastari buru-buru menutup HP-nya karena masih sibuk mengurusi kasus berdarah di wilayahnya itu, Kamis (31/12/2020), pukul 17.45 WIB.

Saat ini jenazah masih dalam perjalanan menuju rumah sakit setelah dievakuasi dari kebun di TKP yang menempuh 2 jam perjalanan kaki dari perkampungan penduduk. Belum diketahui apa penyebab duel maut yang menewaskan Tar tersebut.      (Saipul)

Post a Comment

Berkomentarlah sesuai dengan topik dan tidak menaruh link aktif. Terima kasih atas perhatiannya.

Previous Post Next Post