Breaking News

Diduga Depresi, Seorang Ibu Rumah Tangga Nekat Gantung Diri

 


MUBA, Tren24jam.Com,- Karena beratnya beban hidup dan penderitaan yang dihadapi, bisa membuat Seseorang jadi gelap mata dan mengambil jaldn pintas untuk mengakhiri semua beban dan penderitaan yang ia Alami.

Seperti yang menimpa seorang ibu rumah tangga Nama Sumini (38) Warga Desa Tegal Mulyo.a4 RT.5/dusun.2 Kec.keluang Kab.Muba ini. dirinya memilih jalan pintas untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri jendela kamar rumahnya dengan Menggunakan Serbet taplak meja pada Selasa (2/3/2021) sekira pukul 10.00 wib.

Peristiwa bunuh diri tersebut diketahui pertama oleh Anak kandung korban Nama Febi yang masih duduk di bangku sekolah Dasar kelas 6. Febi yang baru saja pulang dari sekolahnya terkejut saat melihat kondisi ibu nya dalam posisi tergantung dijendela kamar. Lantas Febi menceritakan hal tersebut ke Kakeknya. Setelah di Cek bersama warga lainnya ternyata benar.

Adik kandung korban (Suwito) saat dibincangi awak media di TKP menceritakan sedikit kronologi penyebab terjadinya hal tersebut.

"kalau penyebab pastinya saya belum tau, tetapi Ayuk saya akhir akhir ini memang selalu memikirkan anak gadisnya yang pergi dari rumah dan belum jelas keberadaannya. "terang Wito.

"Dan terakhir Ayuk saya mendapat kabar katanya anak perempuan nya sudah dilampung dan sudah menikah. Makanya dia kepikiran terus. belum lagi Ayuk saya ini harus mencari nafkah sendiri untuk menghidupi keluarga, sebab sang suami mengalami gangguan jiwa. "imbuhnya.

"Sungguh, saya ngk menyangka kalau Ayuk saya bisa berbuat se nekad ini. "Kata Wito sembari menangis.

Sementara itu, pihak Puskesmas karya maju dan pihak Polsek Keluang yang langsung memeriksa TKP dan kondisi korban mengatakan bahwa korban murni bunuh diri.

"Sudah kami Cek di TKP dan ditubuh korban, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada badan korban. Karena pihak keluarga korban tidak mau dilakukan Autopsi pada korban, dan pihak keluarga korban sudah iklas dengan kejadian tersebut, maka jenazah korban tidak jadi kami bawa ke puskesmas, dan segera di kebumikan. "Beber Kapospol Tegal Mulyo Aipda.Mulya Hidayat.    (DIRMAN)