Breaking News

Cawabup Terpilih H. Windu Suko Basuki : Awasi Kinerja Kami Dalam Membangun Kendal


Kendal, Tren24jam.com – Cawabup terpilih Bapak Haji Windu Suko Basuki pada tanggal 9 Desember 2020. Berdialog kepada awak media Reportase Nasional Group dan Tim Pemenangan. 

Ketika diwawancarai awak media Reportase Nasional Group, beliau menjelaskan dengan tegas bahwa beliau sangat-sangat mengucapkan banyak terima kasih kepada semua Tim Pemenangan dan seluruh relawan Korkab, Korcam dan Kordes maupun Korte yang sudah bekerja keras untuk kemenangan dan terpilihnya Wakil Bupati Kendal untuk melanjutkan Kendal yang sudah baik dan akan menjadi Kendal yang lebih baik lagi pada periode 2021 – 2026.

Maka dari itu Bapak H. Windu Suko Basuki meminta kepada seluruh Tim Kemenangan dan seluruh elemen masyarakat khususnya di Kabupaten Kendal, agar berperan aktif mengawasi kinerja di semua instansi guna kenyamanan dan keamanan semua masyarakat di Kabupaten Kendal. 

Salah satu Tim Pemenangan juga menyampaikan pendapat bahwa Tim Pemenangan akan membentuk lembaga anti rasuah yang namanya Lembaga Pemberantasan Korupsi (LPK) untuk di wilayah Kendal khususnya dan tim kami akan tetap solid dalam menjalankan tugas dan tupoksinya masing-masing dan usulan tim tersebut, Bapak H. Windu Suko Basuki mengapresiasi dan sangat setuju selama lembaga tersebut bertujuan baik dan tidak melanggar hukum. Bapak H. Windu Suko Basuki menjelaskan kepada awak media Reportase, Kamis 10 Desember 2020 bahwa anggaran dana tambahan Rp. 100-300 juta  per dusun tersebut akan terealisasi awal tahun 2022 dan saya tidak akan pernah lupa dengan janji saya dan juga tidak akan pernah mengecewakan seluruh masyarakat Kendal. 

Bahkan Bapak Windu Suko Basuki menyampaikan dengan tegas, Kamis, 10 Desember 2020 di hadapan awal Media Reportase Nasional Group bahwa siapa saja yang bisa mengelola anggaran dana tambahan tersebut akan langsung diangkat menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) dan Bapak Windu Suko Basuki juga menceritakan di waktu malam hari H ada salah satu orang yang menelpon beliau yang berinisial S, dan S tersebut meminta dana tambahan untuk mencari suara tambahan. Tapi beliau sangat berhati-hati sekali karena saat ini dalam pertarungan kancah politik. Jadi saya harus selalu waspada karena banyak calon-calon yang terjebak dalam situasi seperti ini. (Suroto)